YLBH-CNI Siap Dampingi Masyarakat Batubara “Mencari Keadilan”

BATUBARA, jurnalhariansumut.com -Masyarakat yang sedang mencari keadilan di wilayah hukum Kabupaten Batubara tidak perlu lagi khawatir jika tesendera oleh masalah hukum. Pasalnya kini kader paralegal dan sejumlah pengacara profesional telah memiliki tempat dalam menyelesaikan kasus-kasus hukum di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI) di jl. Lintas Sumatra Utara, Perumahan Geriya No.32, kecamatan Sei Balai Batubara.

Dan dipastikan Yayasan tersebut siap memberikan akses keadilan dan bantuan hukum kepada seluruh masyarakat pencari keadilan, meliputi korban dari ketidakadilan, buta hukum, masyarakat miskin dan tertindas.

“Kita siap menerima siapapun yang ingin mengadu atau mendapat bantuan hukum kepada kita. Dan layanan kami kita berikan secara cuma-cuma alias tidak dipungut biaya apa pun,” ungkap Direktur YLBH CNI, Zamal Setiawan saat menjadi pembicara pada tranining ‘Lahirnya Pengabdi Bantuan Hukum yang Berintegritas dan Komit dalam Pemenuhan Hak-hak Hukum Masyarakat Marjinal’ di Aula CNI lantai dua Desa Perjuangan kecamatan Sei Balai.

Pria yang juga aktif sebagai aktivis Pemuda Pancasila (PP) ini lantas memaparkan upaya pendampingan itu merupakan agenda dalam mengawal dan melindungi hak konstitusional masyarakat pencari keadilan sebagaimana tertuang dalam UU No. 16/2011 tentang Bantuan Hukum.

“Sebagaimana UU Bantuan Hukum, kita pun di Yayasan ini akan memberikan pelayanan hukum yang meliputi, litigasi, non litigasi, hingga permintaan sebagai ahli di persidangan,” paparnya.

Izam, begitulah dia biasa disapa, lantas menguraikan bentuk pelayanan hukum litigasi yang meliputi bantuan hukum dari perkara pidana, perdata, hingga TUN. “Dan pendampingan itu kita berikan dari mulai terlaksananya pendampingan perkara hingga putusan,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk non litigasi, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI) itu juga secara rutin akan melakukan penyuluhan, konsultasi hukum, penelitian hukum, mediasi, negosiasi, pemberdayaan masyarakat, pendampingan, sampai pada di luar pengadilan seperti drafting dokumen hukum. Intinya sampai permasalahan  hukum terpenuhi.

“Dan terkait permintaan saksi ahli, nantinya akan dilihat dari mulai terlaksananya penyampaian keterangan saksi perihal argumentasi hukum (legal opinion) dalam kapasitasnya sebagai ahli di persidangan,” tegas Zamal

Selain pelayanan, di Yayasan LBH Cakrawala Nusantara Indonesia itu, lanjut pria yang juga mantan Aktivis mahasiswa ini juga akan memberikan kajian dan pelatihan meliputi eksaminasi putusan, diskusi bulanan sampai terjawabnya hukum yang sedang didiskusikan. “Selain yang tak kalah pentingnya menyelenggarakan pelatihan para legal hingga legal klinik,” tegasnya.

Dan untuk mewujudkan hal itu, Yayasan LBH CNI yang dipimpinya itu juga akan terus berbenah eksistensi dengan melakukan penguatan SDM dan kelembagaan secara organisatoritas. “Caranya ya dengan melakukan studi banding dan mengikuti pelatihan-pelatihan didalam dan di luar daerah. Jadi semoga saja keinginan mulia kami itu benar-benar terwujud berkat support kawan kawan yang mengikuti pelatihan Paralegal ini,” tandasnya.

(Tuah Aulia Fuadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.