KPU Batubara Menjawab Kritikan, Begini Alibinya

JURNALHARIANSUMUT.COM – Kritikan tajam yang dialamatkan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batubara ditanggapi santai oleh Sang Ketua, Mukhsin Khalid melalui komisioner KPU Divisi Sumberdaya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Taufik Abdi Hidayat

Ia secara tegas membantah tudingan sejumlah pihak yang mengatakan bahwa KPU Batubara tidak serius dalam menyosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Batubara 2018.

“Biasa saja, kritikan itu akan jadi bahan kita untuk perbaikan buat lebih maksimal lagi, tapi jangan terlalu subjektif” kata Taufik yang sebelumnya diwawancarai dikantornya.

Taufik menyangkal, belum menyeluruhnya informasi terkait pelaksanaan Pilkada 2018, yakni 27 Juni 2018 bukan lantaran lemah dalam sosialisasi. Tapi, kata dia, pelaksanaan sosialisasi itu berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan.

“Kalau kemudian kita menyampaikan misal sosialisasi door to door, ya sudah kita sampaikan kepada teman teman PPK PPS pada saat pemutakhiran data pemilih,” ujarnya.

“kita sudah menggunakan kawan-kawan PPK PPS, kemudian kita juga sudah cetak brosur, baliho, stiker, dan tali kasih, juga melakukan tatap muka lewat diskusi-diskusi publik bersama 55 Sekolah SLTA sederajat, komunitas- komunitas para nelayan, lain sebagainya. Begitulah strageri kita,” tambahnya

Lantas, akankah target 85% partisipasi masyarakat dalam memilih akan tercapai? Taufik hanya menjawab, pihaknya sangat optimis bila target itu akan terealisasi saat pemilihan nanti.

“Pastinya kita tetap optimis, Sebab Sosialisasi itu sudah kita lakukan sejak desember 2016 lalu”

Bahkan, KPU Batubara juga telah meminta peran lebih dari Pemerintahan setempat untuk ikut menyosialisasikan terkait Pilkada serentak 2018 ini. Selain itu, pihaknya juga mengklaim telah menggandeng sejumlah komunitas

“Kami punya keyakinan itu target 85% akan terealisasi,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak seperti Anggota DPRD Batubara, Kristian Manurung sempat mengkritik kinerja KPU setempat. Menurut politisi kondang dari fraksi partai PDIP itu, sosialisasi tentang Pilkada 2018 hanya sebatas formalitas saja. “Belum mengena dan efektif,” ujarnya

Publishers Press:

[TAF]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.