Target Pilbub Batubara 2018, Disdukcapil Batubara ‘Kebut’ Rekam 40.000 Ribu Warga

BATUBARA| Jurnalhariansumut.com – Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Batubara terus mempercepat perekaman Kartu Tanda Elektronik (KTP-el).

Berdasarkan data Disdukcapil Batubara, dari hasil Konsolidasi Bersih (DKB)
Semeseter II tahun 2017, jumlah penduduk Batubara mencapai 360,009 sementara yang wajib KTP-el sebesar 268.611

Sedangkan yang sudah terekam berdasarkan DKB semester II tahun 2017 mencapai 214.087 “Kalau yang belum perekaman 40.400, orang” terang kadisdukcapil, luthfi Solihin Sirait saat ditemui dikantor, Kamis (19/4/2018)

Dikatakannya, mayoritas warga Batubara yang belum melakukan perekaman ialah rata-rata usia yang baru menginjak 17 tahun atau pemilih pemula.

“Banyak pemula, kemudian yang lama sudah hampir habis,” klaimnya.

Pihaknya menargetkan, sampai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batubara 2018, semua data tersisa yang belum terekam akan tuntas sesuai target.

Untuk mencapai target tersebut, Disdukcapil Batubara akan melakukan jemput bola.

“InsyaAlloh target semua tercapai,” ucap mantan kadispenda itu.

Sementara sejauh ini, perekaman KTP-el di Batubara rata-rata mencapai 3.337 orang. “Masing-masing kecamatan itu rata-rata bervariasi yang terekam,” terangnya.

Sementara untuk jumlah KTP-el yang sudah dilakukan pencetakan. Intinya, kata Lutfi, pencetakan akan terus dilakukan sebanyak 384 perhari

“Intinya, kita sehari nyetak 384 Blanko,” katanya.

Namun, ia meminta, khusus bagi warga yang KTP-el nya belum tercetak hingga Pilkada Batubara 2018 untuk tidak panik. Pasalnya, ada Surat Keterangan (Suket) yang bisa digunakan untuk menyalurkan hak pilihnya nanti.

“Kita kasih suket, yang tidak dicetak. Suket bisa asal datanya sudah terekam,” tegasnya.

Terakhir, Lutfi meminta bagi warga yang masih bermasalah dengan data dan sulit untuk mencetak KTP-el, seperti adanya kasus biometrik atau yang kemarin dalam proses pusat untuk segera melaporkannya.

Pelaporan bisa disampaikan kepada kelurahan, kecamatan maupun langsung ke Disdukcapil Batubara. “Saya mohon kepada penduduk yang masih belum, yang kemarin datanya biometrik atau proses pusat mohon segera aktif untuk melaporkan,” imbuhnya.

Sementara untuk KTP-el yang hilang, terang dia, itu bisa diganti dengan yang baru. Syaratnya, ada surat keterangan kehilangan dari kepolisian dan pengantar dari pihak RT dan RW.

Puishers Press:
Tuah Aulia Fuadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.