Darwis Kampanye, Seorang Janda Curhat Minta Dikawini Lagi

jurnalhariansumut.com – Rintik-rintik Hujan yang mengguyur kelurahan Pagurawan sejak Rabu (4/4/2018) malam, tidak menyurutkan niat warga Pagurawan untuk menyambut kedatangan Calon Bupati Batubara nomor urut 2, Drs. Darwis MSI

Tentunya, hujan memiliki makna yang berbeda-beda bagi setiap orang. Bagi Darwis sendiri hujan menandakan keberkahan dari Tuhan YME. Bahkan, ditiap-tiap rintik hujan yang jatuh, kata dia, membawa suasana romantis yang menghangatkan hubungan antara dirinya dengan warga.

Mengenakan Baju Batik hijau hitam, Darwis yang didampingi Ketua Tim Pemenagan DARAJAT kecamatan Medang Deras, Sofyan nampak aktif menyalami warga dan mendengarkan sejumlah harapan-harapan yang disampaikan. Sejumlah kaum ibu dan kawula muda juga tampak tak mau ketinggalan mengajak mantan pejabat Dinas Pendidikan Batubara itu untuk berswafoto. Darwis pun meladeni permintaan itu dengan senyum ramah yang khas.

Dalam perjalan tersebut, Darwis melintasi sedikitnya IV kawasan di lingkungan kelurahan Pagurawan. Sejumlah warga mengucapkan terimakasihnya atas bantuan dari Pemerintah yang pernah disumbangkan di masa kepemimpinan Darwis saat menjabat dinas pendidikan setempat.

“Misalnya ya Sekolah-sekolah ditempat kami, ada banyak yang sudah bagus. Terus anak anak kami yang sudah yatim diberi bantuan, yang tadinyo mau putus sekolah, sekarang alhamdulullah lanjut pak. Terimakasih pak Darwis,” ucap Dewi, warga setempat penuh haru

Selama Belusukan, Darwis juga menyempatkan untuk menengok sejumlah warga sakit hingga berjumpa dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Darwis juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga kedamaian dan kerukunan antar tetangga di tengah hiruk pikuk politik jelang Pilkada nanti.

“Pilkada masih sekitar 3 bulan lagi ibuk-ibuk. Jangan sampai pesta demokrasi kito ni menodai Kabupaten yang warganyo dikenal dengan rukun, guyub dan damai. Tidak boleh saling menghujat atau menebar berita bongak,” jelasnya.

Di titik akhir, tepatnya di lingkungan III, Darwis bergabung dengan sejumlah gomrolan ibuk-ibuk. Di sana, Darwis menyatakan bahwa tugas calon pemimpin harus mendekatkan mimpi warga menjadi kenyataan.

“Jadi, apolah mimpi ibu-ibu di sini? Cubo ibuk sebutkan, sekolah gratis sudah sampai SMP, SMA-nya belum. Apolagi? Hidup sehat, sembako murah, lapangan kerja. Betul nyo tu buk?,” kata Darwis, bertanya.

Kemudian salah satu warga ada nyeletuk bahwa mimpinya untuk menikah kembali.

“mimpi mau kawin lagi sayo ni pak. Sayo kan Janda, anak udah ompat” celetuk salah satu warga di tengah kerumumanan, lalu disambut riuh warga lain.

“Kalau ingin dibantu kesehatan Insya Allah nanti kito akan wujudkan, kalau perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH), ingin sekolah murah dan lain-lain saya dengan pak Janmat akan mengikhtiarkan itu semuo buk. Tapi kalau ibuk ondak kawin lagi, borat lah. Jadi kami hanya bisa mendoakan yo buk. Jadi ada mimpi yang bisa didoakan, ada jugo yang bisa diikhtiarkan. Insya Allah mimpi yang biso dikhtiarkan akan kami lakukan untuk warga,” jawab Darwis, seraya tersenyum khasnya. [TAF]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.