Usaha Tingkatkan PAD, Pemkab Batu Bara Bakal Siapkan Tapping Box

Jurnalhariansumut.com – Target pajak dari tempat hiburan, Hotel dan restoran di lingkup kabupaten Batu Bara hingga pada tahun ini cukup besar baik dari pendataan maupun penagihanya, untuk pajak restoran pada tahun 2018 ini pendapatanya hingga mencapai sebesar Rp.2.2 miliar lebih, sedangkan untuk pendapatan Pajak Hiburan sebesar Rp.119 juta serta pajak hotel sebesar Rp. 68 juta pertahunya .

“Nah, untuk memaksimalkan pajak dari restoran, hotel maupun di tempat hiburan ini, Pemkab Batu Bara melalui Badan Pengelolaan pajak dan Retrebusi Daerah (Bp2RD) Batu Bara bakal menghalalkan berbagai macam cara untuk mengenjot pendaatan asli daerah (PAD). Salah satunya menggunakan sistem tapping box yang akan diterapkan pada tiga pemilik usaha tersebut, yakni Restroan, Hotel dan tempat hiburan.

“Tapping box ini adalah berupa alat perekam transaksi,” kata Rijali Plt Kaban BP2RD Batu Bara. Tapping box adalah alat yang bisa merekam atau menangkap transaksi yang tercetak oleh printer point of sales yang digunakan oleh wajib pajak.

Manfaat alat ini bagi wajib pajak adalah terhindar dari laporan internal fiktif, karena dapat mengetahui pendapatannya secara riil time.

Sementara bagi pemerintah Daerah, bisa meningkatkan transparansi akuntabilitas, keefektifan dan efisiensi dalam pemungutan pajak sehingga terhindar dari peebuatan korupsi. Sedangkan bagi warga, bisa mengetahui jelas benar informasi bahwa pajak yang dibayarkan telah benar benar masuk ke kas negara.

Cara kerja tapping box ini sebenarnya sederhana. Alat itu dipasangkan di antara point of sales, (cash register/CPU) dan printer. Saat akan melalukan print bill atau setruk, otomatis data yang akan dikirim ke printer ditangkap terlebih dahulu oleh tapping box, kemudian dicetak printer. Prinsip kerja alat tersebut tak mengganggu sistem yang dioperasikan di point of sales ataupun hardware yang digunakan.

Pemkab Batu Bara sendiri sudah menganggarkan pengadaannya untuk beberapa unit alat tersebut. “Masih dalam proses penganggaran. Kemungkinan pekan depan setelah RKA22 selesai dikerjakan sudah bisa kita belanjakan alatnya, kemudian akan didistribusikan baik ditempat hiburan, Hotel maupun di restoran yang memiliki cash register. Itu syaratnya,” ujarnya.

Alat yang menggunakan sim card itu secara otomatis akan mengirim hasil setiap transaksi ketika pelanggan melakukan pembayaran. “Mulai dari nominal pembayaran dan waktunya bisa kami ketahui. Tidak ada lagi kecurangan dalam pembayaran pajak yang sudah menjadi hak Pemkab Batu Bara” jelas dia.

Rijali berharap tapping box akan dipasang ketiga tempat usaha tersebut, selambat-lambatnya pada pertengajan tahun ini. Sehingga mempermudah ketika evaluasi.

“Dalam satu bulan hasilnya akan dievaluasi. Jika ada peningkatan pendapatan bisa diterapkan di semua tempat. Saya berharap ada peningkatan dalam mengenjot tagrget PAD kita di tahun 2019 tembus sebesar Rp 50 miliar,” ungkapnya.

Bagaimana jika ada gangguan atau pengusaha nakal yang dengan sengaja tidak mengaktifkan tapping box?

Rijali memastikan pasti akan ketahuan. “Informasi pasti kami terima, mulai dari kerusakan atau tidak aktif. Petugas resmi akan datang langsung untuk memantau. Informasi terpantau selama 24 jam,” beber dia.

Rijali memastikan, pengusaha akan sangat terbantu karena tidak perlu lagi membuat laporan. Pengawasan pada karyawan pun semakin mudah karena sudah terdata otomatis.

Dan jika itu tidak diterapkan oleh tiga pemilik usaha tersebut, dihimbau kepada masyarakat Batu Bara untuk menikmati tiga fasilitas usaha itu secara gratis

“tidak usah dibayar bila ditemukan tiga tempat usaha itu tak mengunakan tapping Box saat bertansaski dengan konsumen, kami yang jamin bahwa para konsumen tak perlu membayar apabila ketiga pemilik usaha itu tidak mengunakan Tapping Box serta tidak mencantupkan skirp dari BP2RD atau BPPRD Batu Bara. Yang pastinya selambat-lambatnya pertengahan tahun ini Tapping Box akan kita terapkan sebagai usaha mengenjot pendaatan daerah.” tandasnya. (red/jhs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.