Polres Batubara Sita 100 gr Shabu Shabu, Sejumlah Bandar Narkoba Ditembak

Jurnalhariansumut.com -Dalam Upaya pemberantasan narkoba yang gencar dilaksanan Satres Narkoba Polres Batubara mendapat apresiasi dari Kapolres Batubara. Enam personil Satres Narkoba mendapat penghargaan yang diserahkan Kapolres Batubara AKBP Ribinson Simatupang melalui apel dihalaman Mapolres Batubara di Lima Puluh, Selasa (12/6).

Apresiasi Kapolres Batubara memang layak diberikan karena program Robinson Simatupang untuk memberantas narkoba disahuti dengan gigih oleh Satres Narkoba.

Hal tersebut terungkap pada konfrensi pers yang digelar di aula Mapolres, yang dihadiri puluhan wartawan media cetak dan elektronik.

Pada paparannya Kapolres Robinson Simatupang menjelaskan beberapa hari terakhir  pihaknya berhasil melumpuhkan peredaran narkoba yang menurutnya atas informasi masyarakat.

Dijelaskan Kapolres, pada Sabtu (9/6) Satres Narkoba berhasil menghentikan peredaran narkoba jenis shabu dengan menangkap bandar (BD) Muhammad Faisal als Faisal (23) warga Bogak Desa Lalang Kecamatan Tanjung Tiram  dan Ahmad Fauzi Als Fauzi (21) Simp IV Desa Lalang Kecamatan Tanjung Tiram.

Sebagaimana yang dilansir Lintastotabuan.com, Berbekal informasi akurat dari masyarakat, tim opsnal Satres Narkoba meluncur ke Belawan sehari sebelum penangkapan. Sejak dari Belawan tim telah membuntuti tsk malam harinya.

Setelah yakin dengan  ciri ciri tsk maka tim langsung memberhentikan mobil mereka di Jalinsum Desa perkebunan Lima Puluh Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (9/6)  pukul 08.00 wib. Saat dilakukan penggeledahan ternyata dari dash board mobil Avanza yang mereka kendarai ditemukan satu bungkus plastik besar berisi shabu seberat 100 gram.

Selanjutnya kedua TSK tersebut diringkus personil namun saat dilakukan pengembangan kedua TSK berupaya melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kaki TSK.

Selanjutnya dijelaskan Kapolres yang saat itu didampingi Kasatres Narkoba AKP Herry Tambunan, SE, dilakukan pengembangan ke Tanjung Tiram.

Disana seorang TSK bernama Iwan berhasil  melarikan diri dengan melompat dari jendela,  saat rumahnya digeledah  ditemukan ganja dalam kemasan siap edar yang telah terbungkus seperti kemasan permen.

Selanjutnya Kapolres mengungkapkan penangkapan BD narkoba jenis shabu di Desa Pakam Kecamatan Medang Deras.

Karena berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan, Muhammad Arifin (25) warga Dsn Kebon Ubi  Desa Pakam Kecamatan Medang Deras, seorang tersangka bandar narkoba terpaksa ditembak betisnya  oleh tim opsnal Satres Narkoba Polres Batubara.

“Saat ini Polres gencar mengejar pelaku narkoba. Telah kita infokan kepada lapisan masyarakat untuk membantu pemberantasan narkoba. Batubara rentan sebagai pintu masuk narkoba dengan banyaknya pintu masuk dipantai,” terang Kapolres sembari mengharapkan media menyampaikan kepada masyarakat  agar  narkoba bisa dicegah dengan persuafif maupun represif. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.