Pesan Zahir di MTQ Batu Bara ke 12 : Baca Alquran Agar Tak Ada Lagi Hoaks

Jurnalhariansumut.com – Bupati Batu Bara Zahirberharap Alquran dapat menjadi pegangan hidup warga masyarakat Batu Bara, pesan ini disampaikan lantaran banyaknya masyarakat yang mudah mencela, mengumpat, menjelek-jelekkan orang lain hingga sopan-santun diabaikan jelang masa kampanye politik 2019.

“Ungkapan-ungkapan tersebut semakin menghebat terutama ketika terjadi kontestasi politik seperti ketika kita menghadapi pemilihan presiden maupun pemilihan anggota legislatif 2019. Sehingga Kandidat lain tidak lagi dilihat sebagai sahabat, sebagai partner, tetapi sebagai musuh yang harus dihabisi,” kata Zahir, saat membuka gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan festival Nasyid ke 12 ditingkat kabupaten Batu Bara, pada Rabu sore, 20 maret 2019 di Medang Deras.

Untuk itu, Zahir meminta warga masyarakat Batu Bara untuk mengendalikan diri dan berefleksi dengan kandungan nilai-nilai Alquran, sehingga dengan begitu tidak ada lagi berita hoax yang dapat membuat keperibadian seseorang menjadi pencela dan pengunjing.

“Hati kita seharusnya menjadi damai setiap kali membaca Alquran, merasa tenteram setiap kali mendengar lantunan ayat suci Alquran. Perasaan damai dan tenteram itu harus kita rawat, harus kita tularkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya pun percaya dengan begitu tidak ada lagi yang namanya hoaks, tidak ada lagi caci-mencaci, mencela dan tidak ada lagi fitnah-memfitnah, tidak ada lagi gesekan antar sesama,” kata Zahir seperti dilaporkan Kontra.ID, pada Rabu (20/3/2019)

Dikatakannya, dengan adanya gelaran MTQ tersebut dapat membumikan Alquran. Sehingga, Alquran dapat dipahami secara mendalam oleh masyarakat Batu Bara.

“Namun yang lebih utama lagi dari itu adalah syiar dan dakwahnya untuk bagaimana membumikan Al-Quran dan memerangi berita berita hoak. Harus menjadikan Al-Quran sebagai napas dan pedoman kita, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki dan sebagai kepribadian kita,” ucap dia.

Politikus PDI – Perjuangan, partai pengusung Jokowi ini pun berharap, dengan dibukanya MTQ Daerah yang ke-12 ini mampu mewarnai wajah umat Islam yang senantiasa membawa pesan kedamaian, dan menjadi pembawa pesan pesan gembira bagi umat islam, bukan justru jadi pengacau.

“Saya memiliki harapan, MTQ yang telah membudaya di tengah masyarakat kita, selain berkembang dari segi syiar dan kualitas penyelenggaraannya, juga dapat mewarnai wajah umat islam Batu Bara,” tungkasnya. (Red/jhs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.