Doyan Aniaya Istri Saat Jam Dinas, Seorang Kades Dipolisikan

Jurnalhariansumut.com – Nur Maya (MN) (27) alias Maya, seorang pegawai di Dinas Perikanan kabupaten Batubara sudah tak tahan hidup bersama suaminya, Mahmuda (51). Seorang Kepala Desa Bulan-bulan, Kecamatan Lima Puluh, Batubara, itu disebut selalu ringan tangan terhadap dirinya saat dijam dinas.

Setelah beberapa kali melakukan penganiayaan, Maya akhirnya melaporkan sang Kades ke Polres Batubara atas tuduhan penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, dua pekan lebih pengaduannya belum juga diproses polisi, meski setiap hari harus menahan penganiayaan sang suami sebagaimana dilansir metro24ajam.com, pada Minggu (29/7/2018) kemarin.

Ditemui di kediamannya, Nur Maya mengatakan, penganiayaan terakhir terjadi Rabu (11/7/2018) sekira pukul 11.30 Wib, di kantor Dinas Perikanan kabupaten Batubara, Desa Perupuk Batubara.

Dia menyebut, peristiwa itu karena sudah tak tahan lagi hidup bersama sang suami yang ringan tangan. Alhasil, beberapa waktu lalu dia pun meminta untuk berpisah dengan Mahmuda. Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh MA. Karena alasan itu, Maya mengaku berusaha memediasi hubungannya dengan sang suami.

Peristiwa Rabu (11/7/2018) itu sendiri berawal dari sepotong pesan singkat yang dikirim Nur Maya kepada suaminya tersebut. Surat itu dari Dinas Perikanan Kabupaten Batubara yang ditujukan kepada MA. Menurut Maya, isinya adalah untuk memediasi hubungan mereka.

Menerima surat itu dari pimpinannya, Maya kemudian mengirim pesan singkat (SMS) kepada suaminya MA. “Surat u sm siapo aq kasih kan??? (Surat ini sama siapa aku berikan?)”

Pesan itu kemudian dibalas Suami, dengan kalimat, “Makan ajo minum air nyo. Wassalam, semoga panjang umur. Amin.”

Namun ternyata tak hanya sebatas pesan singat, berselang lebih kurang 10 menit, Mahmuda mendadak tiba di Kantor Dinas Perikanan Batubara untuk menganiyaya Si Maya.

Begitu bertemu di sana, MA langsung marah-marah dan merampas HP milik Maya. Dia pun lalu membantingkan HP milik istrinya itu ke lantai. Maya berusaha untuk meredam emosi suaminya saat itu. Namun tak berhasil.

Karena bagai orang ‘kesurupan’ MA kemudian mengambil gelas dari atas meja, lalu dibantingkannya ke lantai. Pecahan gelas kemudian melukai tangan Maya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.